Selasa, 25 Agustus 2015
Diposting oleh
Franco
di
20.07
Label:
Asmara,
bersyukur,
MOPD,
Narasi,
personal,
Sudut pandang orang pertama pelaku utama
Lama gak ngeblog, pas lagi pingin ngeblog kadang-kadangpun terhalang oleh arus internet yang tidak bekerja yang membuat diri saya malas. Maunya sih ngeblog tentang MOPD 2015 di SMA BSS kemarin, tetapi gak mungkin jadi dalam semalaman mungkin minggu depan atau dua minggu lagi tergantung request yang dapat memberikan semangat untuk ngeblog. Ya... Sebagai awalan untuk mulai ngeblog lagi. Saya membuat sebuah karangan pendek yang gak penting tapi kalau mau baca ya silahkan...
Sebelum menuju kesitu pingin upload satu foto dariMOS MOPD kemarin sebagai spoiler untuk blog yang akan saya tulis tentang MOS MOPD.
Sebelum menuju kesitu pingin upload satu foto dari
Ya inilah salah satu keseruan didalam kegiatan mopd kemarin :)
Terlanjur Suka
Senyum…
Ini semua karena senyumannya… Mungkin hal yang paling indah dan mudah untuk manusia
lakukan adalah tersenyum. Hanya dengan tersenyum saja hal-hal yang baik akan dating
kepada kita. Senyuman pertama yang aku lihat darinya langsung membuat diriku tertarik
kepada dirinya. Diriku yang sedang mengalami luka di hati saat itu terasa hilang
hanya dengan melihat senyumannya. Aku berharap pada saat itu bahwa kita bisa menjadi
lebih dekat. Harapan itu bisa dibilang terwujud tetapi hanya sekedar dekat dan tak
lebih. Kukira dan aku ingin mendapatkan lebih. Rasa tak syukurku itu membuatku kini
ke dalam suasana dimana tidak ada ‘dia’ untuk diprioritaskan. Dalam artianku diprioritaskan ini adalah orang
yang selalu aku usahakan untuk ku tanggapi ataupun hubungi. Aku tak tau kini ia
dekat dengan siapa dan mungkin aku sudah tak peduli lagi. Bentar… Kalimat itu harus
dikoreksi. ‘Mungkin aku sudah tak peduli lagi’ lebih tepat diganti dengan ‘aku berusaha
untuk tidak peduli’. Karena setiap kali aku mencoba untuk tidak peduli, aku kembali
melihat senyumnya yang membuat diriku berharap kembali kepada sesuatu yang tak pasti.
Ini semua membuatku pasti bahwa aku sudah terlanjur menyukainya.
Semua ini terjadi karena senyumannya…
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
1 komentar:
Posting Komentar